Terbukti 7 Contoh Soal SMK Farmasi Kelas 2 yang Wajib Kamu Kuasai Sebelum Ujian 2026

Terbukti 7 Contoh Soal SMK Farmasi Kelas 2 yang Wajib Kamu Kuasai Sebelum Ujian 2026

Mempelajari contoh soal SMK Farmasi kelas 2 sangat penting untuk menguasai konsep dasar farmasi. Soal-soal tersebut mencakup teori kimia, analisis obat, dan teknik laboratorium. Artikel ini menyajikan 16 contoh soal lengkap dengan pembahasan singkat.

1. Soal Kimia Dasar

Bagian ini menampilkan soal kimia yang sering muncul pada semester pertama kelas 2. Fokus utama adalah stoikiometri, asam basa, dan sifat kimia senyawa farmasi.

  1. Sebuah senyawa A memiliki massa molar 180 g/mol. Jika 0,5 mol A dilarutkan dalam 250 mL air, berapa konsentrasi molarnya? Konsentrasi molar dihitung dengan membagi jumlah mol dengan volume dalam liter, sehingga C = 0,5 / 0,25 = 2 mol/L.

  2. Reaksi antara asam asetilsalisilat dan natrium hidroksida menghasilkan garam natrium asetilsalisilat. Tuliskan persamaan reaksi lengkap beserta kondisi reaksinya? Reaksi netralisasi menghasilkan NaC9H7O4 + H2O, dilakukan pada suhu kamar dengan pengadukan konstan.

  3. Hitung pH larutan 0,01 M HCl. pH = -log[H+] = -log(0,01) = 2, sehingga larutan bersifat sangat asam.

  4. Senyawa B mengandung 40% berat karbon. Jika massa total B adalah 25 g, berapa gram karbon yang terkandung? Massa karbon = 0,40 × 25 = 10 g, yang dapat dipakai untuk perhitungan rasio C/H.

2. Soal Analisis Farmasi

Analisis farmasi menuntut kemampuan menginterpretasi data laboratorium dan memahami metode validasi. Berikut contoh soal yang menguji ketelitian mahasiswa.

Soal Ujian Pelayanan Farmasi SMK PDF Kesehatan Holistik Sains
Soal Ujian Pelayanan Farmasi SMK PDF Kesehatan Holistik Sains
  1. Metode spektrofotometri digunakan untuk menentukan konsentrasi paracetamol. Jika absorbansi yang terukur 0,45 pada panjang gelombang 245 nm, dan koefisien ekstinsi molar 150 L·mol⁻¹·cm⁻¹, berapa konsentrasi sampel? Gunakan hukum Beer-Lambert A = εbc, sehingga c = A/(εb) = 0,45/(150·1) = 3×10⁻³ mol/L.

  2. Dalam uji kestabilan, tablet disimpan pada 40°C selama 6 bulan. Penurunan kandungan aktif tidak boleh melebihi 5%. Jika kandungan awal 200 mg, berapa maksimum penurunan yang diizinkan? 5% dari 200 mg adalah 10 mg, sehingga kandungan akhir minimal 190 mg.

  3. Sebuah larutan standar dibuat dengan melarutkan 0,2 g asam askorbat dalam 100 mL pelarut. Hitung molaritas larutan tersebut (MW asam askorbat = 176,12 g/mol). Jumlah mol = 0,2/176,12 ≈ 1,14×10⁻³ mol, sehingga M = 1,14×10⁻³ /0,1 = 0,0114 M.

  4. Pada kromatografi lapis tipis, titik Rf senyawa C tercatat 0,45. Jika jarak pelarut menempuh 8 cm, berapa jarak migrasi senyawa C? Jarak migrasi = Rf × panjang pelarut = 0,45 × 8 cm = 3,6 cm.

READ  Mengubah "A" Menjadi "C": Sebuah Perjalanan Melintasi Nuansa Bahasa, Persepsi, dan Kreativitas

3. Soal Farmakologi

Farmakologi mengajarkan aksi obat pada tubuh serta interaksi antar obat. Soal berikut menilai pemahaman tentang mekanisme kerja dan efek samping.

  1. Obat X merupakan inhibitor enzim CYP3A4. Jelaskan konsekuensi klinis bila diberikan bersamaan dengan obat Y yang dimetabolisme oleh CYP3A4? Inhibisi CYP3A4 meningkatkan kadar plasma obat Y, berpotensi menyebabkan toksisitas atau efek berlebih.

  2. Berikan contoh tiga kelas obat yang termasuk dalam antihipertensi dan sebutkan mekanisme kerjanya secara singkat. ACE inhibitor menghambat konversi angiotensin I menjadi II; beta blocker mengurangi aktivitas β-adrenergik; diuretik meningkatkan ekskresi natrium.

  3. Sebuah pasien mengalami reaksi alergi setelah penggunaan antibiotik makrolida. Apa langkah pertama yang harus diambil oleh tenaga farmasi? Segera hentikan penggunaan obat, beri antihistamin, dan laporkan kejadian ke dokter serta catat dalam riwayat pasien

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts