Memasuki jenjang kelas 8, materi matematika seringkali mulai menantang. Konsep-konsep yang diajarkan semakin abstrak dan membutuhkan pemahaman yang lebih mendalam. Ulangan harian menjadi salah satu tolok ukur penting untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Oleh karena itu, mempersiapkan diri dengan baik, termasuk berlatih soal-soal, adalah kunci keberhasilan.
Artikel ini akan menyajikan serangkaian contoh soal ulangan harian matematika kelas 8 semester 1, yang mencakup berbagai topik penting. Dengan membahas contoh soal beserta pembahasannya, diharapkan siswa dapat lebih memahami pola soal, strategi penyelesaian, dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Mari kita selami bersama!
Topik-Topik Utama Matematika Kelas 8 Semester 1
Sebelum masuk ke contoh soal, mari kita ingat kembali topik-topik utama yang umumnya diajarkan pada semester 1 kelas 8:

Kita akan fokus pada contoh soal dari beberapa topik yang paling sering diujikan.
Pola bilangan adalah fondasi awal yang mengajarkan siswa untuk mengenali keteraturan dalam deretan angka. Dua jenis pola bilangan yang paling umum adalah barisan aritmatika dan barisan geometri.
Soal 1 (Barisan Aritmatika):
Diketahui barisan aritmatika: 3, 7, 11, 15, …
a. Tentukan suku ke-10 dari barisan tersebut.
b. Tentukan jumlah 8 suku pertama dari barisan tersebut.
Pembahasan:
Barisan ini memiliki beda yang konstan.
Suku pertama ($a_1$) = 3.
Beda ($b$) = $7 – 3 = 4$.
a. Rumus suku ke-$n$ barisan aritmatika adalah $a_n = a1 + (n-1)b$.
Untuk suku ke-10 ($n=10$):
$a10 = 3 + (10-1) times 4$
$a10 = 3 + 9 times 4$
$a10 = 3 + 36$
$a_10 = 39$.
b. Rumus jumlah $n$ suku pertama barisan aritmatika adalah $S_n = fracn2(a_1 + a_n)$ atau $S_n = fracn2(2a_1 + (n-1)b)$.
Kita akan gunakan rumus kedua karena kita sudah tahu $a_1$ dan $b$. Untuk jumlah 8 suku pertama ($n=8$):
$S_8 = frac82(2 times 3 + (8-1) times 4)$
$S_8 = 4(6 + 7 times 4)$
$S_8 = 4(6 + 28)$
$S_8 = 4(34)$
$S_8 = 136$.
Soal 2 (Barisan Geometri):
Tentukan suku ke-5 dari barisan geometri 2, 6, 18, 54, …
Pembahasan:
Barisan ini memiliki rasio yang konstan.
Suku pertama ($a_1$) = 2.
Rasio ($r$) = $frac62 = 3$.
Rumus suku ke-$n$ barisan geometri adalah $a_n = a_1 times r^n-1$.
Untuk suku ke-5 ($n=5$):
$a_5 = 2 times 3^5-1$
$a_5 = 2 times 3^4$
$a_5 = 2 times 81$
$a_5 = 162$.
Memahami konsep garis lurus sangat penting karena menjadi dasar untuk materi yang lebih kompleks di jenjang selanjutnya.
Soal 3 (Menentukan Gradien):
Tentukan gradien dari garis yang melalui titik A(2, 5) dan B(6, 13).
Pembahasan:
Gradien ($m$) dari garis yang melalui dua titik $(x_1, y_1)$ dan $(x_2, y_2)$ dirumuskan sebagai $m = fracy_2 – y_1x_2 – x_1$.
Misalkan A(2, 5) adalah $(x_1, y_1)$ dan B(6, 13) adalah $(x_2, y_2)$.
$m = frac13 – 56 – 2$
$m = frac84$
$m = 2$.
Soal 4 (Menentukan Persamaan Garis):
Tentukan persamaan garis yang melalui titik (3, -4) dan memiliki gradien -2.
Pembahasan:
Kita menggunakan rumus persamaan garis jika diketahui satu titik $(x_1, y_1)$ dan gradien $m$, yaitu $y – y_1 = m(x – x_1)$.
Titik $(x_1, y_1) = (3, -4)$ dan $m = -2$.
$y – (-4) = -2(x – 3)$
$y + 4 = -2x + 6$
$y = -2x + 6 – 4$
$y = -2x + 2$.
Persamaan garis tersebut adalah $y = -2x + 2$, atau dapat ditulis dalam bentuk $2x + y – 2 = 0$.
Soal 5 (Hubungan Antar Garis):
Garis $g$ memiliki persamaan $3x – y + 5 = 0$. Tentukan gradien garis $h$ yang tegak lurus dengan garis $g$.
Pembahasan:
Pertama, kita cari gradien garis $g$. Ubah persamaan garis $g$ ke bentuk $y = mx + c$.
$3x – y + 5 = 0$
$-y = -3x – 5$
$y = 3x + 5$.
Jadi, gradien garis $g$ adalah $m_g = 3$.
Dua garis dikatakan tegak lurus jika hasil perkalian gradiennya adalah -1, yaitu $m_g times m_h = -1$.
$3 times m_h = -1$
$m_h = -frac13$.
Gradien garis $h$ yang tegak lurus dengan garis $g$ adalah $-frac13$.
SPLDV adalah materi yang sangat aplikatif, sering muncul dalam soal cerita yang membutuhkan penerjemahan informasi ke dalam bentuk persamaan matematika.
Soal 6 (Metode Substitusi):
Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan:
$x + 2y = 8$ …(1)
$3x – y = 3$ …(2)
Pembahasan (Metode Substitusi):
Dari persamaan (1), kita ubah menjadi bentuk $x$ dalam $y$:
$x = 8 – 2y$.
Substitusikan nilai $x$ ini ke dalam persamaan (2):
$3(8 – 2y) – y = 3$
$24 – 6y – y = 3$
$24 – 7y = 3$
$-7y = 3 – 24$
$-7y = -21$
$y = frac-21-7$
$y = 3$.
Sekarang, substitusikan nilai $y = 3$ kembali ke persamaan $x = 8 – 2y$:
$x = 8 – 2(3)$
$x = 8 – 6$
$x = 2$.
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah $(x, y) = (2, 3)$.
Soal 7 (Metode Eliminasi):
Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan:
$2x + 3y = 17$ …(1)
$4x – 2y = 2$ …(2)
Pembahasan (Metode Eliminasi):
Kita bisa mengeliminasi $x$ atau $y$. Mari kita eliminasi $x$.
Kalikan persamaan (1) dengan 2 agar koefisien $x$ sama dengan persamaan (2):
$2 times (2x + 3y = 17) implies 4x + 6y = 34$ …(1′)
Persamaan (2) tetap: $4x – 2y = 2$ …(2)
Kurangkan persamaan (1′) dengan persamaan (2):
$(4x + 6y) – (4x – 2y) = 34 – 2$
$4x + 6y – 4x + 2y = 32$
$8y = 32$
$y = frac328$
$y = 4$.
Sekarang, substitusikan nilai $y = 4$ ke salah satu persamaan awal, misalnya persamaan (1):
$2x + 3(4) = 17$
$2x + 12 = 17$
$2x = 17 – 12$
$2x = 5$
$x = frac52$ atau $2.5$.
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah $(x, y) = (frac52, 4)$.
Soal 8 (Soal Cerita SPLDV):
Harga 2 kg apel dan 3 kg jeruk adalah Rp 60.000. Harga 4 kg apel dan 1 kg jeruk adalah Rp 70.000. Berapakah harga 1 kg apel dan 1 kg jeruk?
Pembahasan (Soal Cerita SPLDV):
Misalkan harga 1 kg apel adalah $a$ rupiah dan harga 1 kg jeruk adalah $j$ rupiah.
Dari informasi soal, kita dapat membuat sistem persamaan:
Kita bisa menggunakan metode eliminasi atau substitusi. Mari kita gunakan eliminasi.
Dari persamaan (2), kita dapat menyatakan $j$ dalam $a$:
$j = 70.000 – 4a$.
Substitusikan nilai $j$ ini ke dalam persamaan (1):
$2a + 3(70.000 – 4a) = 60.000$
$2a + 210.000 – 12a = 60.000$
$-10a = 60.000 – 210.000$
$-10a = -150.000$
$a = frac-150.000-10$
$a = 15.000$.
Jadi, harga 1 kg apel adalah Rp 15.000.
Sekarang, substitusikan nilai $a = 15.000$ ke persamaan $j = 70.000 – 4a$:
$j = 70.000 – 4(15.000)$
$j = 70.000 – 60.000$
$j = 10.000$.
Jadi, harga 1 kg jeruk adalah Rp 10.000.
Pertanyaan soal adalah berapa harga 1 kg apel dan 1 kg jeruk.
Harga 1 kg apel + Harga 1 kg jeruk = $a + j = 15.000 + 10.000 = 25.000$.
Jadi, harga 1 kg apel dan 1 kg jeruk adalah Rp 25.000.
Teorema Pythagoras menjadi jembatan penting untuk memahami geometri ruang dan konsep-konsep terkait segitiga.
Soal 9 (Mencari Sisi Segitiga Siku-siku):
Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi siku-sikunya 8 cm dan 15 cm. Hitunglah panjang sisi miringnya.
Pembahasan:
Dalam segitiga siku-siku, berlaku Teorema Pythagoras: kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat sisi-sisi siku-sikunya.
Misalkan sisi siku-sikunya adalah $a$ dan $b$, dan sisi miringnya adalah $c$.
Maka, $c^2 = a^2 + b^2$.
Diketahui $a = 8$ cm dan $b = 15$ cm.
$c^2 = 8^2 + 15^2$
$c^2 = 64 + 225$
$c^2 = 289$
$c = sqrt289$
$c = 17$ cm.
Panjang sisi miringnya adalah 17 cm.
Soal 10 (Membuktikan Segitiga Siku-siku):
Periksa apakah segitiga dengan panjang sisi 9 cm, 12 cm, dan 15 cm adalah segitiga siku-siku.
Pembahasan:
Untuk memeriksa apakah suatu segitiga adalah segitiga siku-siku, kita gunakan Teorema Pythagoras dalam bentuk kebalikannya. Sisi terpanjang haruslah sisi miring.
Sisi terpanjang adalah 15 cm.
Kita uji apakah $15^2 = 9^2 + 12^2$.
$15^2 = 225$.
$9^2 + 12^2 = 81 + 144 = 225$.
Karena $15^2 = 9^2 + 12^2$ (yaitu $225 = 225$), maka segitiga tersebut adalah segitiga siku-siku.
Soal 11 (Penerapan Pythagoras dalam Soal Cerita):
Sebuah kapal berlayar dari pelabuhan sejauh 24 km ke arah utara, kemudian berbelok ke timur sejauh 10 km. Berapakah jarak terpendek kapal dari pelabuhan tempat ia berangkat?
Pembahasan:
Pergerakan kapal membentuk segitiga siku-siku. Arah utara dan timur tegak lurus.
Jarak ke utara adalah salah satu sisi siku-siku (misal $a = 24$ km).
Jarak ke timur adalah sisi siku-siku lainnya (misal $b = 10$ km).
Jarak terpendek dari pelabuhan adalah sisi miring segitiga tersebut (misal $c$).
Menggunakan Teorema Pythagoras: $c^2 = a^2 + b^2$.
$c^2 = 24^2 + 10^2$
$c^2 = 576 + 100$
$c^2 = 676$
$c = sqrt676$
$c = 26$ km.
Jarak terpendek kapal dari pelabuhan adalah 26 km.
Lingkaran adalah salah satu bangun datar yang paling sering ditemui, dan pemahaman tentang luas serta kelilingnya sangat fundamental.
Soal 12 (Keliling Lingkaran):
Sebuah taman berbentuk lingkaran memiliki diameter 28 meter. Hitunglah keliling taman tersebut. Gunakan $pi approx frac227$.
Pembahasan:
Diketahui diameter ($d$) = 28 meter.
Rumus keliling lingkaran adalah $K = pi d$.
$K = frac227 times 28$
$K = 22 times 4$
$K = 88$ meter.
Keliling taman tersebut adalah 88 meter.
Soal 13 (Luas Lingkaran):
Sebuah roda memiliki jari-jari 14 cm. Hitunglah luas roda tersebut. Gunakan $pi approx frac227$.
Pembahasan:
Diketahui jari-jari ($r$) = 14 cm.
Rumus luas lingkaran adalah $L = pi r^2$.
$L = frac227 times (14 text cm)^2$
$L = frac227 times 196 text cm^2$
$L = 22 times 28 text cm^2$
$L = 616 text cm^2$.
Luas roda tersebut adalah 616 cm$^2$.
Soal 14 (Penerapan Luas dan Keliling Lingkaran):
Sebuah lapangan berbentuk lingkaran memiliki luas 154 m$^2$. Jika di sekeliling lapangan akan dipasang pagar, berapakah panjang pagar yang dibutuhkan? Gunakan $pi approx frac227$.
Pembahasan:
Diketahui luas lapangan ($L$) = 154 m$^2$.
Kita perlu mencari panjang pagar, yang sama dengan keliling lingkaran.
Pertama, kita cari jari-jari lingkaran dari luasnya:
$L = pi r^2$
$154 = frac227 times r^2$
$r^2 = 154 times frac722$
$r^2 = 7 times 7$
$r^2 = 49$
$r = sqrt49$
$r = 7$ meter.
Setelah mengetahui jari-jari, kita hitung kelilingnya:
$K = 2 pi r$
$K = 2 times frac227 times 7$ meter
$K = 2 times 22$ meter
$K = 44$ meter.
Panjang pagar yang dibutuhkan adalah 44 meter.
Strategi Belajar Efektif untuk Ulangan Matematika
Setelah melihat berbagai contoh soal, berikut adalah beberapa strategi belajar yang dapat membantu Anda mempersiapkan diri untuk ulangan harian matematika kelas 8 semester 1:
Penutup
Matematika kelas 8 semester 1 memang menawarkan berbagai konsep yang menarik dan penting. Dengan latihan yang konsisten dan pemahaman yang mendalam, Anda pasti bisa menguasai materi ini dengan baik. Contoh soal dan pembahasan di atas hanyalah sebagian kecil dari apa yang mungkin muncul. Teruslah berlatih, jangan ragu bertanya kepada guru atau teman, dan percayalah pada kemampuan diri sendiri. Selamat belajar dan semoga sukses dalam ulangan harian Anda!