Contoh soal calistung kelas 3 sekolah dasar 2018

Contoh soal calistung kelas 3 sekolah dasar 2018

Mempersiapkan Generasi Unggul: Contoh Soal Calistung Kelas 3 Sekolah Dasar 2018

Pendidikan dasar merupakan fondasi utama bagi perkembangan intelektual dan karakter seorang anak. Di antara berbagai keterampilan yang diajarkan, kemampuan Calistung—Membaca, Menulis, dan Berhitung—memegang peranan krusial. Pada kelas 3 Sekolah Dasar (SD), Calistung bukan lagi sekadar pengenalan, melainkan tahap pemantapan dan aplikasi yang lebih kompleks. Tahun 2018, dengan Kurikulum 2013 yang telah berjalan, fokus pada Calistung di kelas 3 SD lebih ditekankan pada pemahaman kontekstual dan pemecahan masalah.

Artikel ini akan mengulas secara mendalam pentingnya Calistung di kelas 3 SD, ekspektasi kemampuan siswa pada tahun 2018, serta memberikan berbagai contoh soal yang representatif untuk setiap aspek Calistung. Tujuannya adalah memberikan gambaran jelas bagi orang tua, guru, dan peserta didik tentang apa yang perlu dikuasai dan bagaimana cara berlatih secara efektif.

I. Pentingnya Calistung di Kelas 3 SD Tahun 2018

Contoh soal calistung kelas 3 sekolah dasar 2018

Kelas 3 SD seringkali disebut sebagai jembatan antara fase belajar membaca, menulis, dan berhitung dasar menuju penerapan konsep-konsep yang lebih luas. Pada tahun 2018, Kurikulum 2013 (K13) mendorong pembelajaran yang tematik-integratif, di mana Calistung tidak diajarkan secara terpisah, melainkan terintegrasi dalam berbagai mata pelajaran dan konteks kehidupan sehari-hari.

  • Membaca: Di kelas 3, siswa diharapkan tidak hanya mampu membaca lancar, tetapi juga memahami isi bacaan (komprehensi). Ini mencakup kemampuan menemukan ide pokok, informasi tersurat dan tersirat, menyimpulkan, serta memberikan tanggapan terhadap bacaan. Kemampuan membaca yang kuat adalah kunci untuk memahami materi pelajaran lain seperti IPA, IPS, bahkan Pendidikan Agama.
  • Menulis: Keterampilan menulis di kelas 3 bergeser dari sekadar menyalin atau menulis kata/kalimat sederhana menjadi kemampuan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan yang runtut dan bermakna. Siswa diharapkan mampu menulis cerita pendek, deskripsi sederhana, atau laporan singkat dengan memperhatikan kaidah ejaan dan tanda baca yang benar.
  • Berhitung: Matematika di kelas 3 tidak hanya berfokus pada operasi dasar (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) tetapi juga pada pemecahan soal cerita yang melibatkan berbagai operasi, pengenalan pecahan sederhana, pengukuran (panjang, berat, waktu), serta konsep geometri dasar. Kemampuan berhitung yang baik akan membantu siswa dalam berpikir logis dan analitis.

Dengan demikian, Calistung di kelas 3 SD pada tahun 2018 adalah fondasi kritis yang menentukan keberhasilan siswa di jenjang pendidikan selanjutnya. Penguasaan Calistung yang optimal akan membuka pintu bagi pemahaman materi yang lebih kompleks dan pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

II. Contoh Soal Calistung Kelas 3 SD 2018

Mari kita bedah contoh-contoh soal untuk setiap aspek Calistung, yang mencerminkan standar dan ekspektasi pada tahun 2018.

A. Membaca (Komprehensi dan Pemahaman Teks)

Pada bagian membaca, fokusnya adalah kemampuan siswa dalam memahami isi teks, baik itu teks narasi, deskripsi, informasi, maupun instruksi.

Contoh Teks Bacaan:

Kunjungan ke Peternakan Kakek Adi

READ  Penelitian skripsi yang mudah

Pada hari Minggu yang cerah, Rina dan adiknya, Doni, pergi mengunjungi peternakan Kakek Adi. Peternakan itu terletak di lereng gunung yang udaranya sejuk. Begitu tiba, mereka disambut suara kambing yang mengembik dan ayam yang berkokok. Kakek Adi mengajak Rina dan Doni berkeliling.

Pertama, mereka melihat kandang sapi. Ada lima ekor sapi di sana. Sapi-sapi itu sedang asyik makan rumput hijau. Kakek Adi menjelaskan bahwa sapi menghasilkan susu yang sangat bergizi. Kemudian, mereka menuju kandang ayam. Ada puluhan ayam jago dan ayam betina. Ayam-ayam itu tampak sibuk mencari makan di tanah. Doni sangat senang melihat anak-anak ayam yang lucu.

Terakhir, Kakek Adi mengajak mereka ke kebun sayur. Di sana tumbuh berbagai jenis sayuran seperti wortel, bayam, dan tomat. Rina membantu Kakek Adi memetik beberapa tomat merah. Sebelum pulang, Kakek Adi memberikan mereka sebotol susu sapi segar dan beberapa telur ayam. Rina dan Doni berterima kasih dan berjanji akan berkunjung lagi.

Contoh Soal Membaca Berdasarkan Teks di Atas:

  1. Siapa saja tokoh dalam cerita di atas?
    a. Rina dan Kakek
    b. Rina, Doni, dan Kakek Adi
    c. Doni dan Kakek Adi
    d. Rina dan sapi

  2. Ke mana Rina dan Doni berkunjung pada hari Minggu?
    a. Kebun binatang
    b. Peternakan Kakek Adi
    c. Rumah Kakek Adi
    d. Lereng gunung

  3. Hewan apa saja yang dilihat Rina dan Doni di peternakan?
    a. Sapi, ayam, kambing
    b. Sapi, kuda, bebek
    c. Ayam, kambing, burung
    d. Sapi, kambing, kelinci

  4. Apa yang dihasilkan sapi yang disebutkan dalam cerita?
    a. Daging
    b. Telur
    c. Susu
    d. Madu

  5. Selain melihat hewan, apa lagi yang dilakukan Rina di kebun sayur?
    a. Bermain bola
    b. Memetik tomat
    c. Menyiram bunga
    d. Menanam wortel

  6. Bagaimana perasaan Doni saat melihat anak-anak ayam?
    a. Sedih
    b. Marah
    c. Takut
    d. Senang

  7. Apa saja yang diberikan Kakek Adi kepada Rina dan Doni sebelum mereka pulang?
    a. Buah-buahan dan sayuran
    b. Susu sapi dan telur ayam
    c. Roti dan kue
    d. Permen dan cokelat

Contoh Soal Membaca Lainnya:

  • Melengkapi Kalimat Rumpang:
    Ayah _____ koran setiap pagi. (membaca / menulis / makan)
  • Mengurutkan Kalimat Menjadi Paragraf Padu:
    1. Kemudian, ibu memasukkan adonan ke dalam oven.
    2. Pertama, ibu menyiapkan bahan-bahan untuk membuat kue.
    3. Setelah matang, kue dikeluarkan dan didinginkan.
    4. Lalu, ibu mengaduk semua bahan hingga rata.
      Urutan yang benar: ____
  • Mencari Makna Kata:
    Apa arti kata "bergizi" pada kalimat "Sapi menghasilkan susu yang sangat bergizi"?
    a. Banyak
    b. Sehat
    c. Enak
    d. Mahal

B. Menulis (Ekspresi Gagasan dan Kaidah Penulisan)

Aspek menulis melibatkan kemampuan siswa dalam menuangkan ide, menggunakan ejaan yang benar, tanda baca, serta menyusun kalimat dan paragraf secara logis.

READ  Bank soal tema pts 2 kelas 4

Contoh Soal Menulis:

  1. Menyusun Kata Acak Menjadi Kalimat yang Benar:

    • belajar – Adik – rajin – di – kamar.
      Menjadi: _____
    • bunga – menyiram – Ayah – setiap – pagi.
      Menjadi: _____
  2. Menulis Kalimat Berdasarkan Gambar (Gambar Sederhana, misalnya: seorang anak perempuan sedang menyiram bunga):

    • Buatlah 2-3 kalimat yang menggambarkan kegiatan pada gambar.
  3. Melengkapi Cerita Rumpang:
    Setiap pagi, sebelum pergi ke __, Doni selalu membantu Ibu __ tanaman di halaman. Setelah itu, ia sarapan dan berpamitan kepada __ dan Ibu. Doni selalu belajar dengan __ agar cita-citanya tercapai.

    Pilihan kata: rajin, sekolah, menyiram, Ayah

  4. Menuliskan Pengalaman Singkat:
    Ceritakan pengalamanmu saat liburan sekolah kemarin dalam 3-5 kalimat!

  5. Memperbaiki Kesalahan Ejaan dan Tanda Baca:
    Perbaiki kalimat berikut agar ejaan dan tanda bacanya benar:

    • andi pergi kesekolah.
      Menjadi: _____
    • ibu membeli sayur buah dan ikan dipasar
      Menjadi: _____
  6. Mendeskripsikan Benda Sederhana:
    Deskripsikan pensil yang kamu gunakan (bentuk, warna, fungsi) dalam 2-3 kalimat.

C. Berhitung (Konsep Angka dan Pemecahan Masalah Matematika)

Bagian berhitung menguji pemahaman siswa terhadap operasi dasar matematika, konsep pecahan sederhana, pengukuran, dan pemecahan soal cerita.

Contoh Soal Berhitung:

  1. Operasi Hitung Campuran (Penjumlahan dan Pengurangan):

    • 125 + 78 – 35 = ____
    • 345 – 123 + 67 = ____
  2. Operasi Hitung Campuran (Perkalian dan Pembagian):

    • 15 x 6 : 3 = ____
    • 84 : 7 x 5 = ____
  3. Soal Cerita Penjumlahan/Pengurangan:

    • Paman memiliki 245 ekor ayam. Hari ini, Paman membeli lagi 130 ekor ayam. Berapa jumlah ayam Paman sekarang?
      Jawaban: _____
    • Di dalam lemari ada 56 buku. Sebanyak 23 buku dipinjam teman. Berapa sisa buku di lemari?
      Jawaban: _____
  4. Soal Cerita Perkalian/Pembagian:

    • Ibu membuat 4 loyang kue. Setiap loyang berisi 18 potong kue. Berapa total potong kue yang dibuat Ibu?
      Jawaban: _____
    • Sebanyak 72 pensil akan dibagikan kepada 9 siswa secara merata. Berapa pensil yang diterima setiap siswa?
      Jawaban: _____
  5. Pecahan Sederhana:

    • Dari sebuah kue yang dipotong menjadi 4 bagian sama besar, 1 bagian telah dimakan. Pecahan yang menyatakan bagian yang dimakan adalah ____.
    • Lingkari pecahan yang lebih besar: 1/2 atau 1/3?
  6. Pengukuran (Panjang dan Berat):

    • Panjang meja adalah 120 cm. Berapa meter panjang meja tersebut?
      Jawaban: ____ meter
    • Sebuah semangka beratnya 3 kg. Jika 1 kg = 1000 gram, berapa gram berat semangka tersebut?
      Jawaban: ____ gram
  7. Pengukuran (Waktu):

    • Pukul berapa 45 menit setelah pukul 08.15?
      Jawaban: Pukul ____
    • Doni belajar selama 1 jam 30 menit. Berapa menit total Doni belajar?
      Jawaban: ____ menit
  8. Geometri (Keliling Bangun Datar Sederhana):

    • Sebuah persegi panjang memiliki panjang 10 cm dan lebar 5 cm. Berapa keliling persegi panjang tersebut?
      Jawaban: ____ cm
    • Sebuah segitiga sama sisi memiliki panjang sisi 7 cm. Berapa keliling segitiga tersebut?
      Jawaban: ____ cm
  9. Uang:

    • Ani membeli sebuah pensil seharga Rp 2.500 dan sebuah penghapus seharga Rp 1.500. Jika Ani membayar dengan uang Rp 5.000, berapa kembalian yang diterima Ani?
      Jawaban: Rp ____
READ  Menggali Potensi Belajar: Bank Soal SD Kelas 3 MI Semester 2 Tahun 2018 – Sebuah Refleksi dan Panduan

III. Tips dan Strategi Menghadapi Calistung Kelas 3 SD 2018

Menguasai Calistung di kelas 3 SD membutuhkan strategi yang tepat, baik dari sisi siswa, orang tua, maupun guru.

Untuk Siswa:

  • Latihan Rutin: Konsisten berlatih membaca, menulis, dan berhitung setiap hari, meskipun hanya 15-30 menit.
  • Baca Buku Cerita: Perbanyak membaca buku cerita atau bacaan ringan lainnya untuk meningkatkan kecepatan membaca dan pemahaman.
  • Menulis Jurnal/Catatan: Biasakan menulis kegiatan sehari-hari atau hal-hal menarik dalam bentuk jurnal sederhana.
  • Pahami Konsep, Bukan Hanya Hafal: Dalam berhitung, pahami mengapa suatu rumus digunakan, bukan hanya menghafal.
  • Jangan Malu Bertanya: Jika ada materi yang belum dipahami, jangan ragu bertanya kepada guru atau orang tua.

Untuk Orang Tua:

  • Ciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif: Sediakan tempat yang nyaman dan tenang untuk belajar di rumah.
  • Bacakan Buku Bersama: Lakukan kegiatan membaca buku bersama dan diskusikan isinya.
  • Libatkan dalam Kegiatan Menulis: Ajak anak menulis daftar belanja, surat singkat, atau pesan kecil.
  • Manfaatkan Kehidupan Sehari-hari: Ajak anak berhitung saat berbelanja, mengukur bahan saat memasak, atau menghitung waktu perjalanan.
  • Berikan Apresiasi: Berikan pujian dan motivasi atas setiap usaha dan kemajuan anak, hindari tekanan berlebihan.
  • Komunikasi dengan Guru: Jalin komunikasi yang baik dengan guru untuk mengetahui perkembangan anak di sekolah.

Untuk Guru:

  • Variasi Metode Pembelajaran: Gunakan metode yang interaktif dan menyenangkan agar siswa tidak bosan.
  • Pembelajaran Kontekstual: Integrasikan Calistung dalam tema-tema pelajaran yang relevan dengan kehidupan siswa.
  • Individualisasi: Perhatikan kebutuhan belajar setiap siswa, berikan bimbingan ekstra bagi yang kesulitan dan tantangan lebih bagi yang sudah mahir.
  • Umpan Balik Konstruktif: Berikan umpan balik yang membangun dan fokus pada perbaikan, bukan hanya kesalahan.
  • Gunakan Sumber Daya Beragam: Manfaatkan buku, media digital, dan alat peraga untuk memperkaya pembelajaran.

IV. Penutup

Penguasaan Calistung di kelas 3 SD pada tahun 2018, dalam konteks Kurikulum 2013, adalah tonggak penting dalam perjalanan pendidikan seorang anak. Ini bukan hanya tentang kemampuan dasar, tetapi juga tentang bagaimana kemampuan tersebut menjadi pintu gerbang bagi pemahaman yang lebih dalam, pemecahan masalah, dan pengembangan berpikir kritis.

Contoh-contoh soal yang disajikan di atas diharapkan dapat menjadi panduan bagi semua pihak yang terlibat dalam pendidikan anak. Dengan persiapan yang matang, dukungan yang tepat dari orang tua dan guru, serta semangat belajar yang tinggi dari siswa, generasi penerus kita akan memiliki fondasi Calistung yang kokoh, siap menghadapi tantangan pendidikan di jenjang berikutnya, dan meraih masa depan yang cerah. Mari bersama-sama wujudkan pendidikan yang berkualitas untuk anak-anak Indonesia.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts